Tampilkan postingan dengan label berpikir positif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berpikir positif. Tampilkan semua postingan

05 November 2008

Berpikir positif dapat menolong anda menjadi maksimal dengan potensi anda


BERPIKIR POSITIF DAPAT MENOLONG ANDA MENJADI MAKSIMAL DENGAN POTENSI ANDA

‘New Age’ beranggapan bahwa setiap manusia memiliki potensi/kekuatan/kelimpahan dalam dirinya sebagai bagian potensi/kekuatan/kelimpahan semesta, sehingga kalau seseorang berfikir positive maka potensi/kekuatan/kelimpahan itu akan tersalur keluar melalui pikirannya dan kehidupannya akan menjadi positive dan berkelimpahan, dan kalau seseorang berfikir negatif kehidupannya akan menjadi negatif.
Kalau anda berfikir dan membayangkan menang maka anda akan menang, sebaliknya kalau anda berpikir/membayangkan kekalahan maka anda akan kalah. Jika anda berpikir gagal maka anda akan gagal. Apa yang anda pikirkan itu adalah iman. Anda akan menjadi seperti apa yang anda pikirkan.
Jadi hidup manusia ditentukan oleh potensi/kekuatan/kelimpahan yang ada dalam dirinya dan kemampuannya mengekspresikannya melalui berfikir, visualisasi, maupun apa yang diucapkannya..

”You are what you think,” demikian kata pepatah. Jadi jika kita mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang positif maka kita akan mengalami berbagai macam hal positif sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Rendall Fitzgerald percaya bahwa orang yang berpikir positif adalah orang yang beruntung, dan orang yang beruntung akan menikmati banyak hal yang menguntungkan salah satunya adalah potensi atau kemampuan yang ia miliki akan menjadi maksimal.
mereka yang mengisi pikirannya dengan hal-hal yang positif sedang membangun dirinya memiliki citra diri yang positif pula atau secara alamiah sedang membangun rasa percaya diri, yang merupakan salah satu kunci sukses.

2 kisah berikut ini kiranya dapat menolong kita untuk terus memparektekan berpikir positif sehingga potensi dan kemampuan yang telah Tuhan berikan kepada kita menjadi lebih maksimal dan bermanfaat tidak saja bagi diri kita sendiri tapi juga bagi orang lain.
Kisah pertama, Christopher ”Superman” Reeves, aktor pemeran tokoh Superman, yang menjadi lumpuh dari leher ke bawah setelah mengalami kecelakaan dalam berkuda, tidak berlama-lama menangisi nasibnya yang sepertinya terlihat buruk. Yang ia lakukan adalah selalu berusaha untuk terus berpikir positif dan mendorongnya untuk melakukan sesuatu yang masih dapat ia lakukan. Fokus pada hal-hal yang masih bisa dilakukan (bukannya pada hal-hal yang sudah tidak bisa ia lakukan lagi), sehingga ia berhasil mendongkrak rasa percaya diri pada dirinya. Ia tidak berpikir bahwa kelumpuhan adalah akhir dari segala-galanya dan tertutup sudah pintu dan kesempatan baginya untuk berkarya dan menjadi orang yang sukses. Dengan rasa percaya diri tinggi ini, Reeves bertindak untuk tetap berkarya. Ia berkeliling menjadi pembicara motivasional yang memberikan semangat kepada mereka yang menderita kelumpuhan yang sama untuk tidak menyerah dan menangisi nasib, tetapi mencari hal-hal yang masih bisa dilakukan. Selain itu, Reeves juga mulai menyutradarai sebuah film tentang seorang gadis cerdas dan aktif yang mengalami kecelakaan serupa yang dialami Reeves. Gadis ini, pada akhirnya masih bisa tetap berkarya bagi masyarakat sekitarnya dengan pemikiran dan ide-ide briliannya yang dituangkan dalam berbagai tindakan nyata dan hasil tulisan.

Kisah yang kedua adalah sang legenda juara balap sepeda tour de franc “Lance Amstrong” Dokter berkata, ia mengidap sakit KANKER TESTICULAR (buah Zakar).
Kabar buruknya, kankernya telah menyebar, sudah mencapai paru-parunya dan prognosisnya suram. Namun ia tetap memelihara sikap positif dan semangat juangnya. Namun kemudian dokter temukan kanker pada otaknya lagi.

Lance menjalani operasi otak dan prosedur lainnya untuk membuang buah zakarnya. Lalu menjalani kemoterapi. Dokter mengatakan peluang hidupnya tinggal 50%. Salah seroang dokter yang merawatnya mengatakan kasusnya adalah yang terparah yang pernah dilihatnya dan sesungguhnya peluang hidup lance hanya 3 %. Lance tidak menginjinkan pikiran negative menguasai dirinya, bahwa sebentar lagi ia akan mati, hidupnya tidak akan lama lagi, dan habislah kesempatan baginya untuk berkarya, tidak ada lagi kesempatan untuk memenuhi impian2nya, tamatlah riwayatnya.

Namun lance tetap menjaga sikap positifnya, baginya pengharapan itulah satu-satunya penanngkal ketakutan. Saat ditanya apakah perawatan ini membuatnya depresi? Ia mengatakan tidak. Saya piker deperesi malah merugikan dirin saya.

Seperti juga Reeves, Lance Armstrong, tidak menyerah pada penyakit yang merongrongnya. Segala upaya dijalaninya dengan tekun untuk mengalahkan penyakit ini dan meraih kembali gelar juara dunia yang sempat ditinggalkannya selama berjuang menuju pemulihan dari sakit kanker. Usahanya tidak sia-sia, Lance Armstrong berhasil meraih kembali gelar-gelar juara dunia bergengsi satu demi satu. Akhirnya ia bahkan dapat memenangkan lomba tour de france 5 kali berturut-turut.

Ia berkomentar bahwa:
Tanpa keyakinan, kita hanya akan mempunyai kesuraman setiap harinya.
Dan itu pasti akan menjatuhkan anda, saya tidak sepenuhnya menyadari hingga kanker itu. Bagaimana kita berjuang setiap harinya melawan kenegatifan dunia, bagaimana kita bergumul setiap harinya melawan sinisme. Sikap tidak bersemnagat dan kekecewaan, keduanya itulah bahaya sesungguhnya dalam kehidupan ini, bukan penyakit yang tiba-tiba atau hari kiamat.
Pelajaran bagi kita dari kedua kisah diatas adalah situasi sulit, masalah, beban apapun yang anda alami jangan pernah memikirkan bahwa itu adalah akhir segala-galanya bagi hidup anda, saya terpuruk, saya hancur, hilang sudah kesempatan untuk berkarya dan sukses. STOP berpikir seperti itu, JANGAN MENYERAH, anda masih bisa sukses.

Selamat menjalani hari2 anda dengan terus berpikir positif dan jangan menyerah agar potensi dan kemampuan anda menjadi maksimal sehingga anda dapat menjadi orang yang sukses.

Menang atau kalah selalu dimulai dari pikiran


Masih ingat pernyataan yang berbunyi YOU ARE WHAT YOU THINK? Anda adalah apa yang anda pikirkan.
Jika anda berpikir kalah anda pasti akan kalah, sebaliknya jika anda berpikir menang and pasti akan menang. Seorang yang pergi berperang namun yang selalu membayangkan dan berpikir mengenai kekalahan maka ia akan kalah, sebaliknya kalau ia berpikir dan membayangkan menang maka ia akan menang.
Hal tersebut terjadi karena pikiran kita memiliki kekuatan yang luar biasa. Seperti yang di jelaskan oleh Susan L. Taylor, Ia menyimpulkan tentang kedahsyatan kekuatan pikiran untuk mewujudkan segala keinginan manusia. Menurut dia “Pikiran adalah energi. Dan Anda dapat membuat atau menghancurkan dunia dengan berpikir,”. Itu berarti kemungkinan besar Anda pun bisa mewujudkan segala yang Anda impikan dan memikirkan cara-cara yang paling benar, cepat, tepat dan efisien untuk mewujudkan impian tersebut.
Apa yang kita pikirkan adalah iman, jadi kalau kita berpikir menang maka kita sedang beriman bahwa kita pasti akan menang, jika kita berpikir gagal/kalah maka kita pasti akan mendapatkannya. Semuanya selalu dimulai dari pikiran.
Ada sebuah artikel yang saya pernah baca yang menjelaskan mengenai kekuatan pikiran. Dijelaskan bahwa ‘New Age’ beranggapan bahwa setiap manusia memiliki potensi/kekuatan dalam dirinya sehingga kalau seseorang berfikir positive maka potensi/kekuatan itu akan tersalur keluar melalui pikirannya dan kehidupannya akan menjadi positive, dan kalau seseorang berfikir negatif kehidupannya akan menjadi negatif. Kalau seseorang berfikir dan membayangkan menang dalam perang maka ia akan menang, sebaliknya kalau ia membayangkan kekalahan maka ia akan kalah. Jadi hidup manusia ditentukan oleh potensi/kekuatan yang ada dalam dirinya dan kemampuannya mengekspresikannya melalui berfikir, visualisasi, maupun apa yang diucapkannya.
Sebuah fenomena menarik telah ditemukan oleh dunia ilmu pengetahuan. Dimana kita bisa mengoptimalkan cara berpikir kita sebagai triger “pendorong” kesuksesan kita di masa yang akan datang.
Contoh Kasus, Si Budi adalah seorang anak berusia 5 tahun. Ia mempunyai keinginan untuk memilik sebuah sepeda mini karena melihat beberapa temanya asyik bermain main, berjalan jalan dengan sepeda mininya.
Si Budi membayangkan asyiknya untuk mempunyai sepeda baru, berjalan jalan mengelilingi kampung bersama teman temanya. Sengaja tidak sengaja si Budi terus membayangkan (visualisasi) tentang “calon” sepeda barunya. Tiap malam, sebelum si Budi beranjak tidur ia memikirkan memilik sepeda itu ….. dan apa hasilnya…. beberapa minggu kemudian, tepat di hari ulang tahun Budi, Ibu Any, orang tua budi, secara tulus memberikan sebuah sepeda baru sebagai kado ulang tahun si Budi. Bahkan si Budi pun belum pernah sama sekali mengungkapkan keinginanya untuk memiliki sepeda itu.
Dijelaskan bahwa ketika kita berpikir positif, otak kita memancarkan sebuah gelombang elektromagnetik ke alam semesta. Sesuai dengan hukum kekekalan energi yang berlaku, bahwa setiap energi tidak dapat dimusnahkan. Dalam hal ini, energi / gelombang positif yang kita pancarkan akan diterima oleh alam semesta, dan pada akhirnya akan dipantulkan lagi ke otak kita sebagai apapun yang bernilai positif.
Begitu juga apa yang terjadi dengan keinginan si Budi untuk memilik sepeda baru, setiap malam si Budi kecil melakukan visualisasi tentang sepeda barunya, Budi memancarkan sebuah gelombang positif, yaitu ketika ia berharap agar kelak ia bisa memilikinya. Gelombang yang di pancarkan oleh si Budi akhirnya di pantulkan kembali ke alam semesta ke segala arah, dan salah satu gelombang pantulan itu tepat mengena di otak ibu Ani.
Cerita tersebut menggambarkan betapa kekuatan yang luar biasa di pikiran kita. Di dalam kitab suci ada sebuah cerita menarik juga yang dapat memberikan gambaran kepada kita mengenai kebenaran ini. Cerita mengenai Daud berperang melawan goliat. Dikisahkan bahwa pada saat goliat sang raksasa itu maju menantang bangsanya daud maka tidak ada seroangpun dari bangsanya daud yang berani maju untuk berduel dengan goliat, bahkan rajanya pun (saul) mengalami ketakutan yang luar biasa. Mereka ketakutan dan menyembunyikan diri. Karena goliat adalah seroang yang bertubuh besar seperti raksasa yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya itu sebabnya sangatlah ketakutan mereka. Saat pertistiwa itu, daud hanyalah seorang anak yang masih berusia belia. Namun saat daud berjumpa dengan sang raksasa Goliat, maka pernyataan yang dilontarkan oleh daud adalah
“HARI INI JUGA TUHAN AKAN MENYERAHKAN ENGKAU KE DALAM TANGANKU DAN aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, SUPAYA SELURUH BUMI TAHU, BAHWA ISRAEL MEMPUNYAI ALLAH.”
Rahasia kemenangan Daud terletak pada pemikirannya yang positif, yaitu pada keyakinannya kepada Tuhan. Daud selalu memikirkan bahwa ia pasti dapat mengalahkan goliat sang raksasa tersebut, perhatikan percakapan dia sebelumnya dengan Saul rajanya, daud berkata ““TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” (1 Samuel 17:37)
Ingatlah bahwa “you don’t born to be a loser, you born to be a winner” .
Isilah pikiran anda dengan hal-hal yang bernilai positif dan kebenaran-kebenaran ilahi tentang Tuhan bahwa Tuhan mampu menolong anda, kuasa dan pertolongannya selalu tersedia bagi anda, anda tidak pernah dibiarkan sendiri menjalani kehidupan ini, DIa Tuhan yang telah menciptakan anda dengan potensi yang luar biasa dan menjadikan anda pemenang, saat anda mengalami kesulitan yang diluar kemampuan anda untuk mengatasinya, pikirkanlah kebenaran—kebenaran tentang Tuhan yang baik, yang mampu menolong anda, maka kemenangan akan menjadi milik anda.
Selamat menjalani hari-hari anda dengan terus memutuskan untuk berpikir positif karena menang atau kalah selalu dimulai dari pikiran.

Berpikir positif dapat melanggengkan hubungan anda


Menangislah dengan yang menangis dan tertawalah dengan yang tertawa. Kelihatannya sederhana untuk dilakukan namun pada kenyataannya benar-benar sulit dipraktekan dalam hidup sehari-hari.
Bukankah ada orang yang menangis saat melihat orang lain tertawa atau senang, ada juga mereka yang tertawa saat orang lain sedang ada dalam kesedihan. Bahkan Ada orang yang tidak bisa tidur dengan nyenyak saat melihat temannya atau tetangganya diberkati. Mengapa demikian, karena tiap malam ia memenuhi pikirannya dengan hal-hal negative, ia cemburu akan apa yang didapatkan oleh orang lain, berprasangka buruk dan selalu curiga kepada orang lain atau berpikir macam-macam tentang apa yang dia dapatkan, misalnya, ah itu pasti hasil korupsi, curian atau sebagianya. Ada yang baru punya motor baru, baju baru atau apalah yang serba baru, hati dan pikiran kita menjadi tidak tenang. Jika ini terus-menerus terjadi dan kita memeliharanya, bagaimana mungkin kita bisa memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang di sekeliling kita. Orang-orang yang berfikiran positif sentiasa jujur dan komited. Mereka memiliki sikap keterbukan, yaitu menerima orang lain seadanya. Mereka takkan mentertawakan kekurangan atau kecacatan orang lain.

Aa’ Gym pernah bilang bahwa “orang merdeka adalah orang yang bisa berpikir positif atau berbaik sangka sehingga hati atau pikirannya tidak membayangkan hal yang bukan-bukan”. Mereka yang berpikir positif akan sulit mencemooh kelebihan yang ada pada orang lain, bahkan sebaliknya timbul rasa kagum pada kelebihan-kelebihan orang lain. Dengan itu, memberi semangat dan motivasi pada diri mereka yang berpikir positif untuk berusaha dengan lebih rajin lagi dalam mencapai tujuan hidup mereka.

Kisah berikut ini, kiranya dapat menolong kita memahami kebenaran ini, dimana pikiran negaif atau prasangka buruk terhadap seseorang dapat menghancurkan hubungan tersebut. Tragedi itu bermula ketika pemuda tersebut harus pergi berjuang ke medan perang. Pada saat menghadapi peperangan, kaki kanannya putus terkena bom. Ia merasa tidak lagi pantas memiliki gadis pujaan hati karena cacat kaki.
Terpaksa ia meminta bantuan temannya agar memberitahu kekasihnya itu bahwa ia sudah gugur di medan peperangan. Pasca kejadian itu, ia justru melalui hari-hari dengan keputusasaan, karena ia masih sangat mencintai wanita itu. Hingga suatu ketika ia mendengar bahwa mantan kekasihnya akan segera menikah.
Pemuda tersebut merasa senang bercampur sedih. Di satu sisi ia senang kekasih hatinya sudah dapat menemukan pengganti, tetapi ia sedih karena kekasihnya akan segera menjadi milik orang lain. Pemuda tersebut ingin melihat mantan kekasihnya tersenyum bahagia. Ia sengaja datang pada acara pernikahan dan terus memperhatikan wanita itu secara diam-diam.
Tetapi ia sangat terperanjat ketika melihat calon suami kekasihnya itu. Sebab pria itu adalah teman seperjuangan yang terputus kedua kakinya akibat perang. Pemuda tersebut sangat menyesal mengapa dulu ia berpikir negatif dan terburu-buru memutuskan untuk mengundurkan diri karena kakinya terputus satu. Mengapa ia tidak menemui kekasihnya terlebih dahulu dan menanyakan secara langsung? Tetapi semua sudah terlambat, pemikiran negatif hanya meninggalkan penyesalan.
Kisah tersebut sebenarnya menegaskan bahwa kita seharusnya memikirkan kemungkinan terbaik terlebih dahulu, sebelum memikirkan kemungkinan terburuk. Sebab apa yang terjadi di depan nanti mungkin jauh lebih baik dari apa yang kita pikirkan.
Banyak diantara kita yang tidak menyadari bahwa kita sedang diracuni oleh pikiran kita sendiri. Ingat, You are what you think. Apa yang anda pikirkan terus-menerus itulah yang akan mempengaruhi hidup anda. Ada istri-istri yang diracuni oleh pikiran mereka sendiri karena selalu berprasangka buruk terhadap suami mereka, sehingga membuat hubungan pernikahan mereka manjadi renggang. Jika suaminya sedikit pulang telat, dia sudah memikirkan yang bukan-bukan. Mungkin dia sedang mengerjakan sesuatu dikantor sehingga harus lembur. Apa lagi kalau bau parfum di baju suaminya sedikit berbeda, wah tambah berabe. Bukan berarti bahwa bau parfumnya karena seorang wanita, mungkin saja karena berbaur dengan banyak orang. Jika pikiran-pikiran negatif seperti itu yang anda pikirkan maka sikap baik anda kepada suami anda pasti akan mulai berubah. Anda tidak akan melayaninya lagi dengan tulus hati. Yang perlu anda lakukan saat dalam situasi seperti di atas adalah, cobalah untuk memikirkan kemungkinan yang terbaik terlebih dahulu dan doakan suami anda dan pastikan tetap melayani dan melakukan yang terbaik baginya. Saya jamin anda pasti akan dapat menyelematkan rumah tangga anda.

Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah bahwa Setiap individu pasti berhubungan dengan berbagai ragam manusia, mulai dari bentuk rupa, warna kulit dan lidah yang berbeda-beda. Perbedaan dan keragaman manusia tidak terbatas pada hal-hal tersebut, tetapi juga karakter dan budayanya. Bahkan perbedaan dalam tingkatan kehidupan, dari mulai yang elit sampai yang alit, dari mulai jendral sampai kopral, dari yang kelas atas sampai kelas bawah, dari orang sukses sampai orang gagal, demikianlah biasanya kita menyebutnya. Semuanya lengkap dengan pemikiran, budaya, dan tradisi masing-masing.


Perbedaan dan kebergaman ini seringkali menjadikan terasa sangat sulit bagi kita untuk berhubungan dengan orang lain. Namun kita tidak dapat memutuskan untuk mengasingkan diri kita dari orang lain, itu sama dengan meninggal lebih awal walaupun Anda tetap memelihara diri Anda dengan berolaraga atau berhenti merokok. Kita harus menerima kenyataan bahwa konflik akan selalu ada selama kita berhubungan dengan siapapun.
Itu sebabnya bersikaplah positif, buang jauh-jauh berprasangka buruk terhadap seseorang, berpikirlah positif terhadap siapa saja dan praktekanlah prinsip ini dalam hidup anda "Be nice to people, and people will be nice with you too. It will also make you being surrounded with nice, good and honest people".
Karena pada saat anda penuhi pikiran anda dengan hal-hal negative tentang teman anda, ortu anda, kekasih anda, tentang kelemahan-kelemahan mereka, keterbatasan-keterbatasan mereka, kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat kepada anda maka itu akan menghalangi anda untuk tidak mau bertemu dengan mereka, tidak mau melakukan yang terbaik bagi mereka, tidak lagi berdoa bagi mereka, menjauhkan diri dari mereka, atau bahkan menceritakan keburukan mereka di mana-mana sehingga hasil akhirnya yang anda dapatkan adalah menghancurkan hubungan anda dengan mereka. John Maxwell pernah berkata, pandanglah seseorang dengan menaruh angka sepuluh di kepalanya. Itu berarti bahwa anda siap untuk melakukan apapun yang terbaik baginya, tidak peduli keburukan atau kesulitan apa yang telah ia lakukan kepada anda.

Selamat menjalani hari-hari anda dengan terus berpikir positif tentang orang-orang yang Tuhan tempat di sekeliling anda sehingga semakin mempererat hubungan anda dengan mereka.

Berpikir positif dapat menghilangkan stres


BERPIKIR POSITIF DAPAT MENGHILANGKAN STRESS

Stres sangat akrab dengan kehidupan orang sehari-hari. Setiap orang yang hidup normal pasti pernah mengalami stres. Menurut pakar kesehatan jiwa, stres adalah reaksi normal dari tubuh seseorang ketika ia menghadapi tekanan (stressor) dari luar dan rintangan hidup yang tidak sesuai dengan keinginan kita, di antaranya adalah berbagai masalah yang mendera kehidupannya sehari-hari. Setiap orang didunia ini pernah mengalami depresi/stress setidaknya sekali dalam hidupnya.
Rasanya hampir tak ada orang yang dapat terhindar dari stress. Perasaan takut, khawatir, kecewa, putus asa, merupakan beberapa pemicu munculnya stress. Jika sudah stress, berbagai penyakit pun mudah menyerang tubuh. Akibatnya, kita harus sering berobat yang tentu saja mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Gejala-gejalanya mencakup mental, sosial dan fisik; bisa berupa kelelahan, kemurungan, kelesuan, kehilangan atau meningkatnya nafsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur atau malah tidur berlebihan. Perasaan was-was dan frustrasi juga bisa muncul bersamaan dengan stress.
Menurut penelitian Baker dkk (1987), stress pada diri seseorang akan mengubah cara kerja sistem kekebalan tubuh. Para peneliti ini juga menyimpulkan bahwa stress bisa menurunkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit berupa menurunnya jumlah fighting desease cells. Akibatnya, orang tersebut mudah terserang penyakit, dan sulit sembuh karena tubuh tidak banyak memproduksi sel-sel kekebalan tubuh, atau sel-sel antibodi banyak yang kalah. Stress yang sudah berjalan sangat lama akan membuat letih dan akhirnya melemahkan penyediaan hormon adrenalin dan daya tahan tubuh. Banyak penelitian yang menemukan adanya kaitan sebab-akibat antara stress dengan penyakit seperti jantung, gangguan pencernaan, darah tinggi, maag, alergi, dan beberapa penyakit lainnya.
Seperti yang saya sudah jelaskan sebelumnya bahwa hidup ini seperti mata uang yang memiliki dua sisi, begitu juga dengan respon kita dalam menghadapi setiap kesulitan hidup. kita bisa bersikap dengan negative atau sebaliknya positif. Namun masing-masing selalu ada konsekuensinya.
Cara kita menghadapi setiap tekanan maupun kesulitan dalam hidup sangat menentukan apakah kita dapat menjadi stress atau tidak. BukankaH karena terlalu memikirkan sakit hati dan kekecewaan yang diakibatkan orang lain kepada kita, memikirkan masalah-masalah dalam rumah tangga, masalah-masalah dalam pekerjaan dan bisnis pada akhirnya membuat kita susah tidur, susah makan dan jatuh sakit. Apalagi dalam memasuki tahun baru 2008 yang menurut ramalan yang adalah tahun tikus tanah masih akan ada banyak kesulitan yang bakal terjadi. Kalau hal ini kita masukin dalam pikiran kita maka yang terjadi adalah kuatir, kuatir takut dan cemas soal apa yang bakal terjadi nanti. Jika ini terus dibiarkan maka akan membawa anda lebih cepat ke kuburan.
Itulah sebabnya untuk dapat menolong kita menjadi orang yang tidak mudah stress dan depresi salah satunya adalah dengan berpikir positif.
Sebab Potensi stress, terutama datang dari pikiran yang terus-menerus memikirkan hal-hal yang negatif. Bagaimana seseorang bereaksi terhadap berbagai peristiwa yang terjadi menentukan apakah ia akan mengalami stress atau tidak. Semakin banyak kita menghabiskan waktu, energi dan pikiran kita untuk memikirkan situasi-situasi negative, kuatir, takut, cemas, sakit hati dan kesulitan-kesulitan hidup yang kita alami daripada memikirkan jalan keluar, atau sesuatu yang lebih positif maka besar kemungkinan stress menjadi milik kita. Pikiran- pikiran yang menyebabkan stress sering bersifat negative. Dalam hidup ini, memang ada berbagai masalah. Pendeknya, ada seribu alasan untuk menjadi cemas kalau kita memikirkan masa depan. Namun, ada seribu alasan juga untuk memandangnya dengan rasa optimis. Jika pikiran negatif dan positif sama-sama bisa terjadi - bisa juga tidak, mengapa kita tidak memilih berpikir positif?
Dengan berpikir positif, jiwa akan menjadi lebih tenang. Jika jiwa kita tenang maka otomatis kita dapat menikmati tidur kita. Ingat tidur itu adalah mujizat, karena ada begitu banyak orang yang tidak bisa tidur hari ini karena terlalu banyak memikirkan masalah-masalah kehidupan bahkan terkadang masalah-masalh tersebut justru belum terjadi, misalkan ttg bagaimana usaha mereka besok, bagaimana nasib anak2 mereka besok dsb?
Itu sebabnya yang dilakukan oleh stress terhadap anda adalah membuat anda tidak bisa menikmati tidur anda. Dengarkan penelitian berikur ini, Tidur yang nyenyak itu menyehatkan, di samping menyegarkan tubuh dan jiwa. Orang yang kurang tidur cenderung melemah daya tahan tubuhnya dan mudah terkena penyakit. Gangguan tidur bisa mengganggu konsentrasi, daya ingat, dan kreativitas. Sementara kelelahan yang timbul akibat tidak cukup tidur bisa menimbulkan iritasi dan ketidakseimbangan emosi, Juga berhubungan dengan banyaknya kasus kecelakaan.

menurut sebuah survey dari sebuah harian surat kabar yang saya baca dicatat bahwa terdapat sekitar 26 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa, penyebabnya terbesarnya adalah depresi/stress 13,2 juta. Jumlah tersebut bertambah setelah berbagai persitiwa pahit yang terjadi di Indonesia, mulai dari bom bali, tsunami di aceh dan nias, gempa bumi, banjir, tanah longsor, kecelakaan transportasi.
Itulah sebabnya, salah satu cara terbaik untuk membebaskan anda dari stress adalah dengan melatih diri untuk terus berpikir positif setiap hari. Walau tak semudah seperti yang dibayangkan, namun berpikir positif itu sangatlah penting.
Selamat menjalani hari-hari anda dengan selalu berpikir positif agar agar terhindar dari stress sehingga kesehatan mental, fisik dan kebahagiaan menjadi milik anda.

Berpikir positif sangat menolong kita menjadi pribadi yang selalu bersyukur


BERPIKIR POSITIF MENOLONG KITA MENJADI PRIBADI YANG SELALU BERSYUKUR.

Dalam hidup ini yang positif dan yang negative selalu silih berganti terjadi dalam hidup kita. Pada kenyataannya semua kita selalu hanya menginginkan yang positif saja terjadi dalam hidup kita, kita tidak mengharapkan sesuatu yang negative, yakni kesulitan hidup terjadi dalam hidup kita.
Itu sebabnya, tidak ada seorangpun diantara kita yang berdoa dipagi hari seperti ini;
Tuhan kalau bisa saya ingin sakit hari ini, saya ingin dikecewakan hari ini, saya ingin hidup saya susah hari ini. Saya sangat yakin seyakin yakinnya bahwa tidak ada seorangpun diantara kita berdoa seperti itu. Yang pasti doa kita dan pengharapan kita dipagi hari adalah Tuhan jauhkan saya dari kesulitan sepanjang hari ini, buat jalan saya mulus dan aman-aman saja. Buat hidupku diberkati sepanjang hari ini. Seperti itulah pengharapan kita dipagi hari.
Namun pada kenyataannya sekalipun kita selalu mengharapkan yang terbaik terjadi dalam hidup kita namun seringkali justru yang terburuklah yang terjadi dalam hidup ini. Bahkan tanpa diundang sekalipun kesulitan akan selalu datang, tidak peduli anda siap atau tidak, anda mengingingkannya atau tidak, ia tetap akan datang.
Inilah hidup negative dan positif, kesulitan dan berkat selalu silih berganti terjadi dalam hidup. itulah sebabnya dengarkanlah pernyataan ini “harapkanlah yang terbaik terjadi dalam hidup tetapi siap-siap juga untuk yang terburuk terjadi.
Pada saat yang terburuk itu terjadi cobalah melihat dengan cara yang berbeda, berpikirlah positif, lihatlah yang terbaik dari situasi sulit yang anda hadapi. Saat anda melihat dengan cara pandang yang berbeda, berpikir positif atas situasi sulit yang sedang anda hadapi maka anda akan menemukan bahwa kesulitan atau situasi buruk justru sedang mempersiapkan yang terbaik bagi anda. Mungkin itu kesempatan belajar, mungkin itu berkat atau mungkin juga sebuah pengalaman yang melatih anda menjadi dewasa.
Berpikir positif di saat hal-hal yang sulit atau buruk menimpa anda akan menolong anda menjadi pribadi yang bersyukur. Anda punya pilihan, memilih untuk bersyukur atau memilih untuk mengeluh saat situasi sulit anda hadapi yang jelas saat anda berpikir positif, melihat masalah tidak sebagai masalah maka anda akan selalu bersyukur bahwa Tuhan sedang menyediakan yang baik bagi anda.
Terlalu sering kita menjadi pribadi yang suka mengeluh. Karena selalu memikirkan hal-hal yang negative. Jika ini telah menjadi kebiasaan kita, maka apa saja dapat membuat kita mengeluh.
Sering kali saat kita bangun pagi begitu membuka mata kita mulai mengeluh dan pikiran kita sudah terbebani oleh berbagai masalah. Seperti : mungkin perasaan kecewa, stres, marah pada diri sendiri atau orang lain yang masih tersimpan dalam hati. Atau mungkin juga masalah percintaan, keluarga, keuangan, penyakit dan berbagai macam problem lainnya.
Jika begitu bangun pagi pikiran kita sudah terkondisikan oleh beban seperti itu maka besar kemungkinan sepanjang hari yang akan kita jalani terasa begitu berat, menderita, dan jauh dari perasaan senang dan bahagia.

Alangkah bijak jika kita begitu bangun pagi menyongsong hari yang baru dengan membiasakan diri untuk sejenak bersyukur dan berdoa dengan menyingkirkan sementara semua masalah dan pikiran2 negatif dari pikiran anda.
Melalui hati yang penuh syukur kita akan mendapatkan kesegaran dan kesehatan mental serta pikiran positif untuk menghadapi kehidupan hari ini dengan berani dan menyenangkan. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Itu sebabnya membiasakan berpikir positif akan sangat menolong anda menjadi pribadi yang selalu bersyukur. Janganlah melihat kesulitan atau kekurangan diri anda dan membandingkannya dengan orang lain. Cobalah untuk berfokus pada apa yang sudah anda miliki. Cobalah lihat keadaan disekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Jika ada tetangga atau teman anda yang diberkati jangan anda cemburu dan irihati. Jangan pikiran anda dipenuhi dengan hal-hal negative, wah pasti dia dapat duit haram dsb.

Pusatkanlah perhatian Anda pada hal-hal yang baik, misalkan; sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.
Fokuskanlah diri anda hanya kepada hal-hal yang positif. Dalam hal ini Anda dituntut untuk lebih mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa. Daripada memikirkan tentang sesuatu yang hilang dalam hidup, akan lebih baik bila Anda membuat daftar anugrah Tuhan yang membuat Anda merasa lebih bersyukur.
Contohnya jika Anda sedang kesal atas kemalangan yang menimpa, mungkin berupa ban kempes, macet, pekerjaan belum beres, kehilangan dan lain sebagainya. Daripada terus memikirkan kemalangan itu, apakah tidak sebaiknya Anda merenungkan betapa besar anugrah Tuhan bagi hidup anda. Anugerah itu memungkinkan Anda tetap bernafas, melihat, mendengar, dan lain sebagainya. Pada saat itulah, Anda akan dapat merasakan bahwa kemalangan yang sedang Anda alami tidaklah seberapa dibandingkan anugrah Tuhan yang besar yang anda terima. Sehingga Anda dapat berpikir positif lagi dan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Ingatlah bahwa Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif ...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa
surut...
mulailah Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.

Berpikir positif sangat mempengaruhi kesehatan anda


Sejak zaman dahlu, rahasia untuk awet muda dan tetap sehat selalu dicaari orang, baik pria maupun wanita. Berbagai penelitian dilakukan para pakar untuk menemukan teknik yang dinilai paling efektif. Namun apapun teknik yang ditawarkan, untuk mendapatkan hasil terbaik tetap dibutuhkan usaha yang konsisten dalam memperbaiki pola hidup dan pola makan.

Memang hal itu tidak mudah, membutuhkan usaha keras dan ketekunan. Namun demikian, bukan tidak mungkin dilakukan. Maksud saya bahwa kesehatan dapat kita usahakan dan menjadi milik kita. Kitalah yang menentukan apakah kita sehat atau tidak, hal tersebut dipengaruhi oleh pola hidup dan pola makan anda. Dalam kaitan dengan topic yang kita sedang bahas, Pola hidup kita dalam hal ini berpikir positif sangat mempengaruhi kesehatan kita.
Secara bermakna terbukti ada korelasi antara pikiran positif, termasuk kegiatan berdoa, dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Sel-sel darah putih, unsur terpenting dalam sistem kekebalan tubuh, dan zat imunitas terus meningkat sejalan dengan sikap hidup yang optimistis.
Sebaliknya, pikiran negatif justru menekan, meruntuhkan sistem kekebalan. Kita tahu banyak penyakit bermula dari tidak seimbang dan runtuhnya sistem kekebalan tubuh kita, termasuk pada orang-orang yang rentan terserang kanker. Kanker terkait dengan kekebalan tubuh yang menurun.
Pikiran dan afirmasi yang positif akan meningkatkan energi dan membawa hal-hal yang positif dalam kehidupan. Sedangkan pikiran-pikiran dan afirmasi negatif cenderung melelahkan dan berpotensi menimbulkan kegagalan. Selain itu juga membuat Anda lebih cepat tua dan tidak menarik. Sebuah penelitian mengatakan bahwa saat kita memikirkan hal-hal yang negative seperti, kuatir, takut, dendam, kecewa, sakit hati, tersinggung, depresi dll maka kelenjar syaraf kita akan bekerja lebih keras daripada biasanya. Hal tersebut akan memudahkan kita terserang pusing dan sakit kepala.
Salah satu pengaruh berpikir negatif adalah melemahkan sistem kekebalan tubuh. Berpikir negatif juga menyebabkan seseorang tertekan dan kehilangan banyak energi. Dampak yang lebih buruk dari berpikir negatif adalah mengakibatkan seseorang tidak mampu lagi berbuat sesuatu untuk menciptakan prestasi maupun kebahagiaan. Disampaikan oleh Maha Gueu Ching Hai, Singapura, 28 September 1994

Rasa dengki, iri, cemburu, dendam, buruk sangka, justru akan menggerogoti bukan saja jiwa dan sosok spiritualitas kita, melainkan meruntuhkan benteng daya tahan tubuh juga. Begitu juga Bila pikiran kita kuatir secara terus-menerus, maka kesehatan kita akan menjadi terganggu. Kekuatiran akan suatu hal yang tidak terjadi bisa membuat tubuh kita merespon negatif dan akibatnya kesehatan kita menjadi terganggu.
Beberapa contoh bagaimana pikiran kita dapat mempengaruhi kesehatan kita termasuk berikut: berpikir positif mengurangi level gula darah pada diabetes,
memperkecil serangan asma, mengurangi gejala radang usus besar dan memperbaiki fungsi immune terhadap virus HIV.

Prof. David S. Landes – seorang guru besar dari Harvard University, Amerika Serikat. Berkata: Kebiasaan berpikir negatif akan membawa dampak buruk, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan seseorang tertekan dan kehilangan banyak energi. Berpikir positif itu seperti obat gratis bagi kesehatan jiwa dan raga. Anda bisa jadi lebih awet muda dan panjang umur. Dengan berpikir positif, otomatis metabolisme tubuh bekerja lebih baik. Menimbun pikiran-pikiran negatif itu sebenarnya seperti menimbun sampah di dalam otak, alias 'menimbun' stres.

Menurut sebuah sumber yang saya baca menjelaskan bahwa saat ini, ada banyak penyakit yang membunuh jutaan manusia. Sekitar 18 juta orang meninggal karena berbagai penyakit setiap tahunnya. Ini semua karena kita tidak mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga tubuh kita yang berharga yang telah diberikan Tuhan.
Sebenarnya, sangat mudah untuk menjalani kehidupan yang sederhana dan sehat. Tidak membutuhkan demikian banyak obat dan suntikan. Kita merugikan diri kita sendiri karena kita memasukkan berbagai bahan beracun ke dalam tubuh kita termasuk racun kedalam pikiran kita. Bila kita mengetahui bagaimana menjalani kehidupan yang sederhana, bergizi, dan sehat, dan positif dalam berpikir maka kita sungguh tidak membutuhkan begitu banyak dokter. Dokter dapat memiliki lebih banyak waktu libur dan keduanya tetap sehat.
Andalah dokter yang terbaik bila Anda berpikir positif serta menjalani hidup yang sehat dan sederhana – hidup sederhana dan berpikiran positif. Selalu berpikir positif. Bahkan berpikir saja dapat mengubah pola hidup Anda, mengubah hari Anda, serta mengubah keberuntungan Anda. Jadi, teruslah berpikir positif. Dengan begitu, akan banyak kecelakaan dan penyakit yang dapat dihindari.
Kebanyakan masalah kita sendiri yang menciptakannya, karena kita berpikir negatif, kita bertindak negatif, dan kita membiarkan pengaruh orang lain yang negatif memengaruhi kita. Kadang kala, bila Anda menemui dokter, mereka akan mengatakan bahwa sebagian penyakit dibuat oleh diri kita sendiri. Bukan karena Anda menginginkan penyakit itu, tetapi daya tahan tubuh Anda turun. Jadi, jika Anda berpikir positif, maka penyakitnya juga akan cepat menghilang.
Jadi jelaslah bahwa Pikiran adalah getaran kuat yang dapat membuat badan kita sehat atau sakit. Pikiran negatif dapat menyebabkan kita sakit dan terus membuat sakit. Sedangkan pikiran positif dapat menyembuhkan dan merubah kehidupan kita.

Selamat menjalani hari2 hari anda dengan berpikir positif sehingga anda tetap sehat dan awet muda.

Berpikir positif menolong anda terhindar dari sakit hati


Kita ditempatkan Tuhan di dalam dunia untuk hidup berkelompok dan saling berdampingan. Kita tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Dengan hidup berkelompok inilah terkadang kita saling mengasah, saling benturan satu dengan yang lain.
Hal lain adalah bahwa kita tidak mungkin dapat menyenangkan semua orang, itu hal yang mustahil kita dapat melakukannya. Bahkan terkadang dalam kenyataan hidup sehari-hari kita telah berusaha untuk melakukan kebaikan bagi orang lain namun seringkali masih dianggap juga tidak baik. Bahkan anda berusaha untuk menolong teman anda yang kesusahan namun mereka malah menilai anda cari muka, sok jadi orang baiklah dsb. Nah untuk bisa menolong kita tetap positif tidak mudah kecewa, sakit hati atau benci dengan seseorang karena hidup berdampingan tadi, berpikir positif adalah salah satu kunci terbaik untuk itu.

Rasa iri dan dendam yang Anda pendam akan terasa seperti bara panas yang ingin Anda lemparkan kepada orang lain, tetapi yang terbakar adalah Anda sendiri. Siddhartha Gautama (c. 563-c. 483 B.C.), Sang Buddha.

Saat anda dikecewakan atau disakiti oleh orang disekeliling anda sering respon atau reaksi yang kita pilih adalah kecewa, sakit hati dan dendam. Apa lagi jika yang mengecewakan kita adalah orang-orang yang sangat dekat dengan kita atau mereka yang sangat kita kasihi.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya dalam seri tentang PILIHAN, kita semua hidup karena pilihan dan kita harus memilih reaksi seperti apa yang akan kita putuskan pada saat kita disakiti. Yang jelas apapun pilihan yang kita putuskan sangat mempengaruhi hidup kita. Itu sebabnya pilihlah untuk tetap menjaga pikiran anda tetap positif saat anda dikecewakan.
Ingatlah bahwa hidup ini seperti dua sisi mata uang, negative dan positif. Tergantung sisi mana yang anda fokuskan. Daripada anda lebih memfokuskan pada yang negative dan akibatnya justru menjadi lebih buruk bagi anda, cobalah untuk berpikir positif.

Suatu hari anda seorang pemuda yang sharing dengan saya tentang masalah yang sedang dihadapinya. Sudah 2 minggu, hatinya tidak tenang, kehilangan semangat dan gairah untuk hidup dan ia tidak bisa tidur selama 14 malam. Hal itu dikarenakan, wanita yang sangat dicintainya mengkhianati dan meninggalkan dia dengan seorang teman dekatnya. Hati siapa tidak sakit jika harus menghadapi peristiwa seperti ini. Saran saya kepadanya adalah cobalah berpikir sebaliknya, carilah sesuatu yang lebih positif untuk dipikirkan karena perjalanan anda masih panjang, apakah anda mau hidup anda terpuruk dan hancur hanya karena masalah ini. Pikrikanlah sesuatu yang lebih positif, mungkin Tuhan sedang mempersiapkan wanita yang lebih baik lagi bagi anda, mungkin juga kesempatan untuk mengevaluasi hidup anda, apa yang salah dengan anda, sikap apa saja yang perlu diperbaiki, kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk mengampuni dan mengasihi. Pepatah mengatakan bahwa kasih kita diuji saat ada orang-orang yang menyakiti kita, disitulah kasih kita benar2 diuji.

Saya yakin saat anda lebih mengfokuskan kepada sesuatu yang lebih positif saat anda dikecewakan maka kebencian tidak akan bertumbuh dalam hati anda.
Kisah mengenai seroang anak muda bernama Yusuf, seorang yang sangat dikasihi oleh ayahnya lebih dari saudara-saudaranya yang lain. Suatu hari karena karena kecemburuan dan kebencian yang telah mereka pendam sekian lama, yusuf di jual kepada seorang perwira kaya untuk dijadikan budak. Saudara2nya kemudian berbohong kepada orang tuanya bahwa Yusuf telah meninggal dimakan oleh binatang buas. Selama kurang lebih 13 tahun pemuda yusuf ini hidup menderita, ia harus bekerja keras sebagai seroang budak/pembantu suatu pekerjaan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya karena ia anak yang manja. Ia diperlakukan dengan tidak adil, ia difitnah dan di harus dipenjarakan karena fitnahan tersebut. Singkat cerita, karena ia setia hidupnya diberkati dan menjadi seorang pembesar di suatu negeri asing. Suatu hari ia berjumpa dengan saudara-saudaranya yang datang ke negrinya untuk membeli persedian makanan. Secara manusia mungkin Yusuf berpikir ini kesempatan bagi saya untuk membalas apa yang telah mereka lakukan kepada saya, selama 13 tahun saya melalui hidup yang sulit dan berat karena ulah mereka, inilah saatnya bagi saya untuk membalas mereka. Namun anak muda ini tidak melakukannya, namun sebuah pernyataan yang ia ucapkan yang sangat menggugah dan memberrkati saya, “hai, bukan kamu yang melakukan ini kepada saya namun semuanya ini Tuhanlah yang merencanakannya agar saya dapat memelihara dan menyelamatkan hidup kalian dari kelaparan ini.

Yusuf lebih memilih untuk memikirkan yang positif. Baginya kesulitan yang ia hadapi bukan karena ulah saudara2nya sekalipun secara fakta saudara2nyalah yang melakukannya namun karena Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang baik bagi mereka untuk memelihara dan menyelematkan hidup dan keturuanan ayahnya.

Memelihara dendam karena orang lain menyakiti hati kita adalah seperti menelan racun sambil berharap orang lain yang akan mati. Buktikanlah sendiri bahwa mengampuni itu lebih baik daripada membenci, pikiran yang positif membuat hidup lebih bergairah daripada pikiran yang negative. Sementara kebencian, berburuk sangka, dan berpikir negatif hanya akan meracuni hati kita.

Cobalah untuk lebih memikirkan sisi positifnya saat kesulitan2 hidup menimpa anda. Dari pada memikirkan kenapa saya harus gagal, lebih baik pikirkanlah bahwa kegagalan sedang mengajar saya untuk tidak mengulang kesalahan yang sama karena sukses sedang menanti saya. Daripada memikirkan kenapa pimpinan saya terlalu keras dan negative terhadap anda, pikirkanlah bahwa dia sedang mengajar anda untuk menjadi orang yang berdisiplin atau melaluinya anda sedang belajar menjadi pemimpin di masa depan yang lebih baik darinya. Daripada memikirkan mengapa saya memiliki tubuh yang tidak sempurna (misalkan hidung pesek, kakinya satu, hitam hidup lagi, pikirkanlah bahwa anda masih lebih beruntung daripada mereka yang sama sekali tidak punya kaki, mereka yang tidak bisa melihat sekalipun mereka cantik dsb).

Jika anda selalu memilih untuk lebih memikirkan yang lebih positif saat anda dikecewakan maka tidak akan tempat bagi sakit hati, dendam dan kebencian di hati anda.
Selamat menjalani hari-hari anda dengan penuh bahagia.

Berpikir positif dapat membuat anda bahagia


"Siapa diri anda dan dimana anda berada ditentukan oleh apa yang masuk ke dalam pikiran anda. Anda mengubah siapa diri anda dan mengubah dimana diri anda dengan mengubah apap yang masuk ke dalam pikiran Anda" -- Zig ziglar
Kebahagiaan dalam hidup adalah dambaan setiap manusia. Saya yakin tidak ada yang ingin hidup sengsara, sedih, susah dan merana. Kita semua ingin hidup bahagia, namun kebahagiaan tidak datang begitu saja atau jatuh dari langit, kita harus mengusahakannya setiap hari.
Dalam soal kebahagiaan hidup, ada sebuah ungkapan bijak yang pantas kita renungkan adalah, “Dalam soal menikmati kebahagiaan hidup, sebaiknya jangan hanya menunggu ibu peri yang mengayunkan tongkat ajaibnya untuk memberikan kebahagiaan. Namun kita harus berusaha menjadi ibu peri yang memainkan tongkat ajaib kita sendiri.”
Yang dapat menentukan bahagianya kita atau tidak tergantung pada kita sendiri. Kitalah yang memutuskan apakah kita mau bahagia atau tidak. Anda tidak dapat menyalahkan orang lain atau siapapun disekitar anda karena anda tidak bahagia. Anda bertanggung jawab untuk kebahagaiaan dalam hidup anda.
"Kebahagiaan adalah kemauan. Kalau Anda mau, Anda bisa bahagia. Seperti bayang-bayang, kita mau melihat bencana dari sisi gelap atau terang.
Bagi masing-masing orang-orang, cara dan di mana mereka mendapatkan kebahagiaan mereka berbeda satu dengan yang lain. Bagi sebagian orang, mereka menemukan kebahagiaan pada uang, bagi yang lain pernikahan adalah tempat di mana mereka mendapatkan kebahagiaan mereka. Namun sesuai dengan topic yang kita bahas hari ini, berpikir positif dapat menolong kita menemukan kebagahiaan dalam hidup.
Pada bagian ini kita akan belajar bersama-sama bahwa ada korelasi antara berpikir positif dengan kebahagiaan dalam hidup. Sadari satu prinsip bahwa `you reap what you sow' - Anda akan menuai apa yang Anda tanam. Jika anda menanam pikran-pikiran yang menyenangkan, positif, dan membahagiakan dalam pikiran anda maka itu pula yang akan anda dapatkan dalam hidup. namun sebaliknya jika setiap hari yang anda tanam dalam pikiran anda adalah hal-hal yang negative, mengeluh, iri hati, curiga, berprasangka buruk maka itu pula yang akan anda dapatkan.
Dengarkanlah apa yang dikatakan oleh seorang bernama Henry; "Events, circumstances, etc., have their origin in ourselves. They spring from seeds which we have sown. - Setiap kejadian, keadaan yang sedang kita alami, dan lain sebaginya..., kembali kepada diri kita sendiri. Semua itu berasal dari benih yang sudah kita tanam,"
Itu sebabnya, setiap hari apapun yang sedang dan akan anda alami cobalah untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan positif terlebih dahulu sebelum anda memikirkan kemungkinan negatifnya. Justru yang membuat kita stress, susah, depresi, kehilangan sukacita karena kita lebih memikirkan masalah-masalah yang kita hadapi dan orang-orang yang menyulitkan kita, sehingga pada akhirnya, pikiran negative tersebut menekan hidup kita, kita menjadi susah makan, susah tidur, susah senyum dan wajah menjadi kaku dan mudah terserang penyakit. Ingat pernyataan ini, APA YANG ANDA FOKUSKAN DALAM HIDUP, ITU YANG AKAN ANDA DAPATKAN.
Saat anda memutuskan untuk menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan energi anda lebih memikirkan kesulitan hidup, orang-orang sulit disekitar anda, cemburu akan keberhasilan orang lain, kepahitan dan kekecewaan maka hal-hal tersebut akan menekan anda dan membuat anda kehilangan damai, sukacita dan kebahagiaan.
Perhatikan teleskop, saat seorang pemburu ingin membidik seekor burung. Dengan menggunakan teleskop maka yang ia fokuskan adalah pada seekor burung yang akan dibidiknya, burung-burung yang lain di sekitarnya tidak akan kelihatan olehnya karena ia hanya memfokuskan kepada satu objek saja. Demikianlah, jika anda lebih mefokuksan kepada yang negative, maka yang negative pula yang akan anda dapatkan.
Jadi pikirkanlah hal-hal positif. Jangan pikirkan hal negatif. Apa yang dipikirkan, itulah yang akan dialami oleh setiap manusia. Oleh karena itu, fokus terhadap apa yang diinginkan, bukan pada apa yang tidak diinginkan. Fokus terhadap apa yang menyenangkan, bukan kepada apa yang tidak menyenangkan. “YOU ARE WHAT YOU THINK”, kamu adalah apa yang kamu pikirkan. Jika anda berpikir tentang kebahagiaan anda pasti bahagia. Karena kebahagiaan dalam hidup bukanlah bergantung pada apa yang anda miliki tetapi lebioh kepada apa yang di dalam anda.
Kita sudah mendengar pada episode2 sebelumnya bahwa kita tidak bisa menghindar dari kesulitan. Selama kita masih hidup kesulitan akan selalu ada. Yang perlu kita ingat adalah bahwa kebahagiaan bukannya tanpa kesulitan hidup. Keliru besar jika seseorang ingin memiliki bahagia dengan cara menjauhi masalah-masalah kehidupan. Barangkali ada yang bertanya, bagaimana mungkin saya berbahagia pada saat orang yang sangat saya kasihi pergi meninggalkan saya untuk selama-lamanya? Kenapa tidak mungkin? Ketika Anda menangis, bersedih, meratap, pasti Anda tahu bahwa ada kondisi kebalikannya. Menyadari betapa beruntungnya Anda pernah memiliki saat-saat indah bersamanya, merupakan proses bahwa Anda bahagia memiliki semua, baik di saat senang maupun saat susah.

Mulailah mempraktekan berpikir positif setiap hari dan mulailah dari hal-hal yang kecil agar kebahagiaan menjadi milik anda.
Benjamin Franklin pernah berkata bahwa kebahagiaan itu tidak datang dari hal-hal besar yang kadang tidak pernah terjadi, melainkan dari hal-hal kecil yang terjadi sehari-hari. Jadi mulailah menikmati hidup dari hal-hal terkecil yang kita temui. Mulai dari menikmati makan di pagi hari, bercanda bersama rekan di siang hari, melihat pemandangan kota di sore hari, sampai menonton tv di malam hari. Yakinilah kalau kebahagiaan itu sebenarnya selalu ada setiap hari, tidak harus menunggu sampai umur menjadi tua. Berbahagialah melihat kebahagiaan orang lain. Bila tetangga Anda membeli mobil baru, ikutlah berbahagia. Ini akan lebih baik daripada Anda iri lalu menduga yang macam-macam. “Dari mana ya, datangnya uang untuk membeli mobil itu?” Pikiran seperti ini hanya akan merugikan kesehatan bathin Anda sendiri dan mencuri kebahagiaan yang sebenarnya bisa menjadi milik anda.

Selamat menjalani hari ini dan menjadi orang yang berbahagia dan membahagiakan orang2 disekeliling anda dengan memutuskan untuk tetap berpikir positif agar kebahagiaan menjadi milik anda hari ini.

Bergaulah dengan orang-orang yang positif


Jika Anda dikelilingi oleh orang-orang yang positif, maka kepositifan mereka pun akan menulari Anda. Namun sebaliknya, jika anda dikelilingi oleh orang-orang yang negative maka yang negatiflah yang akan anda dapatkan.

Untuk dapat menjadi orang yang berpikir positip, maka cara yang lain yang dapat menolong anda adalah kelilingilah diri anda dengan orang-orang yang positip. Sebab dengan siapa anda menghabiskan waktu anda itulah yang paling mempengaruhi sikap anda. Jika anda memilih teman negatif, anda juga memilih untuk mempunyai sikap negatif. Jika anda menghabiskan waktu dengan orang positif, anda sedang menolong diri anda menjadi orang positif.
Henry Ford berkata, "teman terbaik saya adalah orang yang mengluarkan segi terbaik saya" (58). Itulah sebabnya sebelum anda memilih teman pikirkanlah segi apa yang dikeluarkan teman anda dari anda.
St. Paul berkata, Pergaulan yang buruk dapat merusakkan kebiasaan yang baik. jika anda bergaul dengan penjual parfum, anda akan jadi wangi. Jika Bergaul dengan penjual ikan, kita akan kena bau amis. Bergaul dengan perampok, paling tidak anda juga disangka sama dengan perampok itu. Bergaul dengan orang yang positip akan membuat kita jadi orang yang positip juga. Bergaul dengan orang-orang yang suka mengeluh maka besar kemungkinan kita akan jadi pengeluh. Bukankah banyak anak-anak muda sekarang ini yang hancur hidupnya oleh karena narkoba dll karena mereka salah memilih teman? Istri2 atau suami2 yang hancur rumah tangganya karena salah memilih teman. Bergaul dengan penggosip anda akan ketualaran menjadi penggosip. Sekali lagi apa yang dikatakan oleh St.Paul, pergaulan yang buruk akan merusakkan kebiasaan yang baik, adalah benar adanya.

Brian Tracy mengatakan, “Get around the right people. Associate with positive, goal-oriented people who encourage and inspire you. - Bergaulah dengan orang yang tepat. Bekerjasamalah dengan orang yang positif, yang berorientasi kepada hasil, mereka yang membangkitkan semangat dan menginspirasikan banyak hal kepadamu.” Dengan demikian, lambat laun cara berpikir Anda akan lebih positif.

Jika anda sedang mengalami masalah yang menyangkut kekecewaan dengan seseorang lalu anda menceritakan masalah ini kepada temnan yang “negative” maka nasihat yang anda dapatkan adalah, balas saja, emang dia aja yang bisa nyakitin hati orang, dulu dia juga pernah lakukan yang sama dengan sama, dia memang begitu. Beberapa orang yang saya temukan seperti ini, pada akhirnya saya dapati bahwa mereka justru yang lebih marah-marah dari pada saya, saya jadi bingung yang sakit hati saya atau dia ya, kog dia malah yang marah-marah. Namun teman yang positip akan memberikan pemikiran-pemikiran yang positip, dia akan mendengarkan anda, dia akan mengatakan lupakan saja, ampuni saja dia, kasihilah dia.

Hal lainnya, jika anda sebagai istri dan suatu saat anda mengalami masalah dengan suami anda, jika anda memilih teman yang negatip maka saran mereka adalah ceraikan saja dia, emangnya hanya dia laki-laki di dunia ini, biar tahu rasa dia. Pada akhirnya banyak rumah tangga yang hancur karena pasangannya salah memilih teman.

Cobalah bergaul dengan orang-orang positif. Janganlah anda bergaul dengan orang yang hanya kerjanya menggosip, mengeluh, pandai dalam mengkritik tapi tidak mampu memberi solusi. Karena jika anda bertemu dengan orang seperti ini maka hanya akan membuat anda selalu berpikir negatif. Jadi berkumpullah dengan orang yang memiliki pikiran positif, senang membantu dan menghargai anda apa adanya.

Anak kucing bergaul dengan anak macan, pasti dia akan berpikir dan bertindak seperti macan. Anak burung elang bergaul dengan anak ayam, pasti akan mengira dirinya adalah ayam, bahkan dia tidak tahu bahwa dia itu bisa terbang.

Ini kejadian mengenai seekor ayam menemukan sebutir telur rajawali. Telur tersebut dibawanya pulang dan dieraminya. Seteleh menetas anak burung rajawali tadi dibesarkannya dengan cara induk ayam. Pada akhirnya anak rajawali tadi bertindak seperti seekor ayam, cara dia berjalan, cara dia makan, cara dia berkokok semuanya seperti seekor ayam. Suatu hari saat dia sedang berjalan-jalan dengan anak-anak ayam lainnya, dia melihat seekor burung rajawali terbang tinggi dengan gagahnya diudara, sang anak rajawali tadi terkagum-kagum dan berkata, seandainya saya bisa seperti itu, anak-anak ayam yang lainnya memarahi dia dan berkata jangan mimpi kamu, kita ini hanyalah seekor ayam, kita sudah ditakdirkan untuk hidup dengan cara seperti ini, jadi jangan pernah mimpi deh untuk bisa terbang seperti itu. Lingkungan di mana anak rajawali tadi dibesarkan telah membentuk dia dan cara berpikirnya menjadi seperti seekor ayam, tidak mampu, tidak berdaya dan tidak dapat terbang tinggi.

Demikian pula halnya dengan hidup kita jika kita lebih banyak dikelilingi oleh orang-orang yang negatip maka mereka akan menarik kita ke bawah dan bukan keatas. Bergaul dengan orang-orang yang sukses akan menolong anda terpacu untuk menjadi orang yang sukses.

Karena itu, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita harus mulai senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang-orang yang percaya diri akan berbeda dibandingkan bergaul dengan orang-orang yang gagal. Sebab bergaul dengan orang-orang yang percaya diri, maka semangatnya akan menular kepada diri kita.
Charles "Tremendeous" Jones berkata, Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca. Saya sangat setuju.
Saya berharap anda tidak mengangap saya terlalu ekstrim dalam hal ini. Setelah tahu hal ini anda jadi tidak mau bergaul dengan masyarakat atau pilih-pilih teman. Kita tetap bergaul dengan siapa saja. Cuma, kalau pergaulan membawa efek negatif, sebaiknya kita bentengi diri kita.

Ingatlah bahwa, Karakter negatif ataupun positif sangat mudah ditularkan, orang yang terbiasa dalam linkungan positif cenderung memiliki karakter positif, begitu pula sebaliknya. Banyaklah bergaul dengan orang-orang yang memiliki karakter positif agar andapun cenderung berfikiran positif dan optimis. Sebaliknya Sikap Buruk menyebar lebih cepat dari pada sikap baik. Sesuatu yang najis lebih cepat menular daripada yang kudus. Jika anda membiarkan satu buah apel busuk dalam sekotak apel anda selalu akan mendapatkan sekotak apel menjadi busuk.

Selamat menjalani hari ini dan menjadi orang yang berbahagia dan membahagiakan orang2 disekeliling anda dengan memutuskan agar hidup anda dikelilingi oleh orang-orang yang positip yang dapat membawa pengauh yang positip dalam hidup anda.

Mereka yang berpikir positif selalu menggunakan bahasa positif


Apa yang kita pikirkan sangat mempengaruhi perkataan dan tindakan kita.
Jika yang kita pikirkan adalah hal-hal yang negative maka perkataan dan tindakan kitapun akan mempengaruhinya. Karena setiap ucapan yang keluar atau tindakan yang dilakukan selalu direstui oleh pikiran kita terlebih dahulu.

Mereka yang selalu berpikir negative tentang diri mereka, tentang situasi atau keadaan yang terjadi di sekeling mereka atau tentang orang lain cenderung menggunakan bahasa-bahasa yang negative baik itu yang mereka ucapkan tentang dan kepada diri mereka sendiri ataupun tentang dan kepada orang lain.
Misalkan mereka yang selalu berpikir bahwa mereka tidak lebih baik dari orang lain, tidak punya kemampuan yang baik, tidak punya bentuk fisik yang baik, tidak punya intelektual yang baik cenderung akan menggunakan kata-kata yang negative atau yang merendahkan diri mereka sendiri. Seperti ini, memang saya ini jelek, saya ini tidak pintar, saya ini bodoh, saya ini anak kampungan, saya ini miskin, saya tidak bisa, itu mustahil saya bisa melakukannya dll. Jika kata-kata ini yang sering kali kita ucapkan atas diri kita maka kita sedang mengutuki diri kita sendiri.
Sahabat siapapaun anda, dari mana anda berasal, seperti apa orang tua anda, bagaimana kelas social atau intelektual anda di mata TUhan anda dan saya adalah ciptakaan yang terbaik dari semua ciptaan-Nya di bumi ini. Anda dan saya telah diciptakan dengan potensi dan kemampuan yang luar biasa. Itu sebabnya tidak ada satupun atau apapun yang dapat membuat kita menjadi orang yang tidak berguna selain diri kita sendiri, pada saat kita mulai memandang rendah diri kita. Jangan pernah mengucapkan kata-kata yang negative tentang diri anda yang justru anda sedang menghancurkan potensi anda sendiri.

Bagaimana kita memandang diri kita sangat mempengaruhi bagaimana kita memandang orang lain. Itu sebabnya kalau kita mau jujur dengan diri kita terkadang begitu banyak masalah yang terjadi antara kita dengan sesama kita atau dengan orang-orang terdekat kita justru penyebabnya adalah dari diri kita karena kita terlalu memandang negative diri kita sehingga pada akhirnya itu mempengaruhi cara kita memandang atau menilai orang lain. Jika anda memikirkan negative tentang diri anda maka siapapun di sekeliling anda pasti akan negative juga.

Ingat “Apa yang anda ucapkan itulah yang anda dapatkan”. Tidaklah mengherankan jika anda gagal, anda minder, rendah diri, tidak maksimal dengan kemampuan atau potensi anda dsb, itu dikarekan anda selalu menilai dan mengucapkan yang negative tentang diri anda.

Begitu juga saat kita menghadapi situasi sulit di sekeling kita. Kita telah belajar bahwa bukan besar kecilnya persoalan yang membuat kita kalah atau tertekan tetapi cara kita menanggapi atau meresponi persoalan tersebutlah yang mempengaruhinya.
Jika anda menghadapi situasi sulit, anda kemudian mulai memikirkan negative tentang persoalan yang sedang anda hadapi maka perkataan yang keluar dari mulut anda adalah perkataan-perkataan bernadakan pesimis, seperti: masalah ini terlalu berat, tidak ada yang bisa saya selesaikan, itu mustahil, saya tidak dapat mengatasinya, habislah saya, saya pasti gagal dll. Maka hasilnya adalah masalah-massalah tersebut tidak akan pernah terselesaikan dan selalu mustahil bagi anda untuk menyelesaikannya.
Yang perlu kita lakukan adalah pikirkan sebaliknya sehingga perkataan yang keluar adalah kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," saya mampu mengatasinya, saya pasti berhasil, saya pasti dapat bangkit dari kegagalan dan keterpurukan ini"

Begitu pula dengan hubungan anda dengan orang lain, saat anda memandang orang lain positif dan tidak berprasangka buruk tentang orang itu maka hal tersebut akan menolong anda untuk tidak menjelekannya kepada setiap orang yang anda temui.
Jangan pernah ada lagi kalimat-kalimat seperti :
“Pasti gagal;
saya tidak mungkin berhasil
Mustahil bagi saya untuk melakukannya
Kami belum pernah melakukannya;
Kami tak sanggup melakukannya;
Saya belum siap melakukannya;
Itu bukan tanggung jawab kami; dan sebagainya”.

Tandai suatu hari dalam seminggu sebagai “hari berpikiran positif.” Hapuslah kata-kata “tidak dapat,” “tidak pernah,” atau kata-kata lain yang senada, usahakan agar Anda menemukan cara untuk mengatakan apa yang bisa Anda lakukan. Kuncinya jangan pernah sekali-kali berpikiran negatif !
Buang jauh-jauh hal-hal negatif; juga kalimat-kalimat negatif dari pikiran Anda !
Biasakan berbicara dengan kata-kata yang membangkitkan rasa gembira dan sikap positif. Kata-kata bisa mempengaruhi emosi dan sikap Anda, sehingga situasi ini bisa memacu semangat Anda setiap hari.

01 November 2008

Berpikir positif modal utama awet muda


Sesungguhnya hidup sehat dan awet muda merupakan kerinduan setiap orang. Anak saya yang pertama pernah bertanya kepada saya, Pa, apakah semua orang akan meninggal? Apakah mereka juga menjadi tua seperti kakek2? Saya pun menjawa ya, pasti semua orang pasti akan menjadi tua dan pada akhirnya meninggal. Kemudian anak saya berkata, Pa kalau begitu aaron tidak mau jadi tua, aaron mau muda terus saja? Memang sedikit menggelikan waktu saya mendengarnya. Tetapi bukankah banyak dianatara kita yang punya keinginan yang sama seperti anak saya bahwa kita pengen tetap awet muda dan tidak mau menjadi tua. Itu sebabnya mereka yang usianya telah lanjut, rindu agar penampilannya seperti di saat masih muda. Karena itu untuk memenuhi keinginan tersebut; ada usaha-usaha yang dilakukan ke arah itu, misalnya, menjalani operasi plastik. Wajah yang sudah keriput, dipercantik atau dibuat kelihatan lebih muda melalui beberapa usaha. Dewasa ini banyak usaha yang dilakukan dan terus dikembangkan.
Namun ironisnya adalah banyak diantara masyarakat dewasa ini yang karena tidak dapat menjaga kondisi tubuih dan kesehatannnya sehingga mereka kelihatan tua lebih dini di usia yang masih muda. Hal ini dikarenakan salah satunya adalah karena kseulitan-kesulitan hidup yang semakin berat sehingga mengakibatkan mereka menjadi stress dan depresi.
Di masyarakat, kita sering menyaksikan orang yang sudah berusia 50 tahun, tetapi ketika orang lain menilai nampaknya baru berusia 25 tahun atau paling kuat 30 tahun. Lalu orang mulai berkomentar, wah dia sungguh awet muda. Sebaliknya, ada orang yang baru berusia 35 tahun atau 40 tahun; tetapi orang lain menduga telah berusia 60 tahun. Salah seornag mentor saya pernah bercerita waktu dia bertemu dengan seseorang dan orang yang dia kenal tersebut menanyanyakn umurnya, kemudian mentor saya tersebut balik bertanya, coba bapak tebak kira2 berapa umurnya saya? Dan orang tersebut menjawab sekitar tigapuluhan, mentor saya tertawa karena dia masih dianggap muda bagi orang lain, yang ternyata usianya sudah empatpuluhan. Beberapa orang yang saya temuipun salah menebak umurnya, pikir mereka saya baru berusia duapuluhan, yang ternyata saya tigapuluh lebih. Hal ini tentunya menarik untuk diselidiki. Mengapakah demikian ?
Memang ada banyak tawaran di media masa saat agar bisa tetap awet muda, diantaranya dengan detox, yoga, dan pengobatan alternative lainnya. Ada juga orang yang memakan ramuan tradisional, misalnya jamu untuk mencapai keinginan agar tetap awet muda. Tujuannya adalah agar penampilan fisiknya tetap seperti ketika masih muda. Fisik yang menarik dan tubuh yang sehat merupakan keinginan dari setiap insan. Namun kita lupa akan sesuatu yang ada dalam diri kita yang, di mana semua kita memilikinya dan sangat punya potensi yang besar menjadikan kita awet muda, yaitu PIKIRAN. Berpikir positif sangat membantu kita menjadi awet muda. Mendurut sebuah penelitian bahwa, di saat seseroang memikirkan hal-hal yang negative (takut, kuatir, cemas, dendam, iri hati, stress dll) maka kellenjar-kelenjar syarafnya akan bekerja lebih keras dari pada biasanya. Berpikir negative akan membuat otot-otot syaraf kita menjadi tegang sehingga menghambat kelancaran peredran darah ke seluruh tubuh. Coba anda perhatikan orang yang banyak menimbun pikiran negative dalam pikirannnya atau stress wajahnya menjadi kaku, tegang, dan dahinya berkerut menjadi susah untuk senyum, tertawa atau senang. Jika hal itu dibiarkan terus-menerus maka, akan menyebabkan anda menjadi lebih cepat tua dan lebih cepat ke kuburan.
Itu sebabnya, seperti topic-topic sebelumnya yang sudah kita bahas, bahwa hidup ini tidak terlepas dari yang namanya persoalan, dan kesulitan hidup. kehilangan pekerjaan, kehilangan harta benda, kehilangan orang yang sangat di kasihi, di kecewakan, dikhianti, di putusin pacar tanpa alasan, digisopin, difitnah, pendapatan menjadi berkurang, hari esok yang tidak menentu, harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi, banjir, gempa bumi dsb. Hal-hal tersebut tidak dapat kita hindari. Saya pernah membaca sebuah kalimat yang berbunyi, kita tidak dapat mengndalikan situasi sulit di sekeliling kita, karena Kesulitan kalau datang, dia tidak akan pilih-pilih orang. Itu sebabnya siapapun dapat mengalami situasi sulit, tetapi kita dapat mengendalikan suasana hati kita saat mengalami situasi-situasi sulit tersebut, apakah anda bersedih, bersyukur, marah, dendam dsb andalah yang menentukan. Kita tidak dapat mengendalikan kecantikan pada wajah kita. Anda ganteng atau tidak, mancung ke dalam atau ke depan, anda tidak dapat mengendalikan untuk memilih wajah ganteng atau cantik, itu sudah dari sononya, pemberian TUhan. Satu-satunya yang dapat kita lakukan adalah dengan mengendalikan ekspresi pada wajah kita, apakah kita tertawa, sedih, senyum atau, tidak, kita sendirilah yang mengendalikannya.
Jadi, fokuskanlah pada kekuatan anda, kelebihan anda dan pada apa yang bisa anda lakukan dan bukan pada sesuatu yang diluar kemampuan anda untuk melakukannnya. Andalah yang memiliki kuasa untuk memilih, pikkiran macam apa yang anda ingin masukan ke dalam pikiran anda, anda berkuasa untuk itu.
Jadi putuskanlah mulai hari ini, saya tidak mau hidup saya dikendalikan oleh suasana2 negatif disekeling saya, perlakuan orang yang menyakitkan saya, tapi saya mau membiarkan diri sayalah yang mengendalikan kehidupan saya. Mengendalikan emosi, dan cara berpikir saya dan mengisinya dengan pikiran2 yang positif saja karena itulah yang akan membuat saya menjadi awet muda, dan di sukai banyak orang.
Selamat menjalani hari-hari anda, dengan memutuskan untuk terus berpikir positif sehingga anda menjadi awet muda lahir dan batin.

Mereka yang berpikir posisitf cenderung memiliki citra diri yang positif


”You are what you think,” inilah pepatah yang selalu saya samapikan dalam seri tentang berpikir positif. "JADI SESUAI APA YG KITA PIKIRKAN MAKA JADILAH ITU. KALAU KITA BERPIKIR KITA JELEK MAKA TERJADILAH ITU. Itu sebabnya berhati-hatilah dengan apa yang anda pikirkan tentang diri anda, karena anda sendirilah yang akan menuai apa yang anda tanam/tabor di dalam pikiran anda. Apa yang anda beri makan setiap hari dalam pikiran anda itulah yang akan bertumbuh. Jika setiap hari yang anda tabor atau anda beri makan adalah pikiran-pikiran yang negative tentang diri anda maka hasilnya adalah pikiran-pikiran itulah yang akan bertumbuh dan andalah satu-satunya yang akan menuai hasilnya.
Berkaitan dengan topic yang kita bahas hari ini mengenai orang yang berpikir positif cenderung memiliki citra diri yang positif sangatlah benar. Jika setiap hari yang anda masukin dalam pkikiiran anda adalah, saya jelek, saya tidak berguna, saya tidak pandai, saya tidak lebih baik dari orang lain, saya bodoh, saya tidak mungkin berhasil dsb maka jadilah seperti apa yang anda pikirkan. Jangan heran dan jangan pernah menyalahkan siapun juga jika apa yang anda pikirkan tentang diri anda menjadi kenyataan sebab andalah yang menuai apa yang anda tanam dalam pikiran anda. Andalah yang bertanggung jawab terhadap apa yang and pikirkan tentang diri anda. Orang yang berpikir dirinya buruk, lepas dari kualifikasi yang sebenarnya akan menjadikan dirinya buruk. Karena cara kita berpikir menentukan bagaimana kita bertindak. Nilai yang diberikan dunia atas diri kita ditentukan oleh harga yang kita berikan pada diri kita sendiri.
Apa yang anda pikirkan tentang diri anda sangat mempengaruhi citra diri anda. Citra diri yang buruk atau rendah sangat mempengaruhi kehidupan kita dan masa depan kita. Hal-hal yang mengakibatkan beberapa orang memiliki citra diri yang buruk adalah karena mereka selalu menaruh di dalam pikiran mereka bahwa orang lain lebih baik dari mereka saat mereka mulai membandingkan dirinya dengan orang lain. Saat mereka membandingkan bentuk fisik mereka dengan orang lain mereka mendapati bahwa si B lebih cantik, hidungnya mancung, bentuk tubuhnya lebih aduhai, itu sebabnya mengapa dia lebih laku dari saya. Mereka membandingkan intelektual mereka atau status social mereka dengan orang lain. Dia lebih pandai dari saya, dia lebih kaya dari saya, dia pasti akan lebih sukses dari saya. Jika ini yang anda pikirkan setiap hari maka akibatnya adalah anda akan menjadi minder, rendah diri, tidak PD, dan menutup diri dari lingkungan anda sehingga hasilnya anda tidak maksimal dengan potensi yang telah Tuhan berikan kepada anda.

Ada pula begitu banyak orang yang terintimidasi karena penampilan. Contoh: orang yg hidup karena penampilannya, selalu mengatakan :saya malu, apa kata orang katakan nanti, orang ini takut dinilai penampilannya jelek. Padahal diri kita tetap berharga.
Penampilan sama pentingnya dengan pikiran. Self-confidence comes naturally when your inner life and your outer life are in harmony. Bagaimana kita tampak dari luar akan mempengaruhi cara kita berpikir dan merasa di dalam. Tampillah dengan penampilan yang terbaik dan kita pun akan berpikir dan bertindak dengan cara yang terbaik. Tapi ingatlah bahwa dasar citra diri yang baik bukanlah menanggapi setiap kata-kata negatif dari orang lain maupun diri sendiri, melainkan mendengarkan apa kata Tuhan mengenai siapa kita sesungguhnya, yang diciptakan serupa gambaran-Nya.
Edwin Louis Cole pernah berkata dalam ceramah-ceramahnya bahwa: citra diri yang jelek akan menarik hal-hal yang negatif. Hal itu terbukti benar, karena citra diri adalah apa yang kita pikirkan tentang diri kita. citra diri akan menentukan seperti apa diri kita jadinya.
citra diri yang jelek akan menarik hal-hal yang negatif. Lihatlah orang yang selalu berkata, “Saya tidak mungkin berhasil, karena hidup saya tidak berarti.” Apa akibatnya? Benar-benar kegagalan akan selalu datang kepadanya. Bagaimana cara mengundang kegagalan? Mulailah dengan identitas diri yang jelek, maka kegagalan pasti akan datang.

Untuk itu Kita perlu menyadari bahwa sebagai Manusia kita adalah ciptaan Tuhan yang terbaik, tersempurna, teristimewa, dan terunik. Pola berpkir seperti inilah yang harus kita tanamkan dalam pikiran kita. Namun, kadang-kadang kita tidak sadar akan nilai diri kita. Sering kali kita salah berpikir seperti “Saya adalah seperti yang orang lain katakan tentang saya” atau “Saya akan menemukan nilai diri saya dalam pendapat mereka tentang saya”. Citra diri atau gambar diri yang tidak benar akan membuat kita tidak menjadi manusia yang utuh serta menghambat hubungan kita dengan sesama. Padahal sebagai makhluk sosial, kita harus berinteraksi dengan makhluk hidup yang lain. Berhentilah untuk menetapkan nilai diri anda berdasarkan penilaian orang lain terhadap anda, atau penilaian lingkungan sekitar anda terhadap anda. Hiduplah berdasarkan penilain Tuhan terhadap anda. Sebagai manusia, ciptaaan Allah yang paling mulia, Allah selalu menganggap anda berharga, istimewa sekalipun manusia memandang anda negatif. Di mata Tuhan anda dan saya adalah ciptaan terbaik dari semua ciptaanNya di bumi ini.

Di sebuah kerajaan katak, suatu hari diadakanlah lomba memanjat menara. Siapa yang tampil sebagai pemenang akan dinobatkan sebagai pangeran. Katak-katak yang masih muda berlomba-lomba untuk mendaftarkan diri. Singkat cerita tibalah hari dimana perlomabaan itu berlangsung. Setelah gong dibunyikan, masing-masing katak berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama tiba dipuncak. Mereka saling menginjak dan menjatuhkan satu sama lain. Pada akhirnya tinggal tiga ekor katak yang tersisa. Katak-katak yang lain mulai melontarkan kalimat-kalimat yang mencoba untuk mematahkan semangat mereka. Hei, kamu masih muda masih punya masa depan, menara itu terlalu tinggi, sudah berhenti saja, kalau kamu jatuh dan meninggal kamu tidak akan dapat apa-apa. Akhirnya satu dari tiga katak tersebut menyerah. Ada lagi yang mengatakan hei, turun saja kalau kamu jatuh patah kaki atau lehermu percuma kamu jadi pangeran dengan kaki yang patah. Akhirnya katak yang satu menyerah. Tinggal satu ekor katak yang tersisa. Dia terus memanjat dan terus memanjat menara tersebut sekalipun katak-katak yang di bawah berteriak kepadanya dengan kalimat-kalimat yang negative. Kamu tidak mungkin bisa berhasil, lihat dirimu, kamu tidak punya kemampuan untuk itu, sebelum terlambat menyerah saja, jangan kamu buang waktumu dengan percuma. Tetapi katak ini terus memanjat dan pada akhirnya ialah yang sampai ke puncak menara. Singkat cerita, pada waktu ia di anugrahi hadiah sebagi pangeran sang raja penasaran untuk bertanya apa rahasianya sehingga ia bisa sampai di puncak menara. Namun saat di Tanya katak kecil iti tidak bicara satu katapun. Sang raja berpikir wah sombong benar katak ini. Namun dengan diam-diam ibu dari katak tadi menghampiri sang raja katak dan berbicara, mohon maaf raja anak saya bukannya sombong dan tidak mau bicara masalahnya adalah karena ia tidak dapat mendengar sejak masih kecil alias tuli.

Terkadang kita perlu menutup telinga kita dari kata-kata negative atau penilaian-penilaian negative dari orang-orang di sekeliling kita tentang diri kita. Jangan pernah membiarkan kata-kata negative orang lain tentang diri anda merasuk pikiran anda.
Mulailah berpikir tentang siapa Anda, seperti bagaimana Tuhan berpikir tentang Anda! Hal ini akan menolong anda memiliki citra diri yang positif dan Jadi jika and memiliki citra diri positif, maka anda akan mengalami berbagai macam hal positif sesuai dengan apa yang anda pikirkan.

Selamat menjalani hari-hari anda dengan tidak membiarkan penilain negative fari orang dan lingkungan di sekitar anda mempengaruhi pikiran anda tetapi penuhilah pikiran anda sebagaimana Tuhan memandang anda.

Berpikir Positif Menentukan Sukses Anda


Pepatah lama mengatakan "Siapa yang berpikir dia bisa, maka dia akan bisa menjadi siapapun yang dia inginkan" Ciptakan dan penuhi alam bawah sadar kita dengan hasrat yang kuat untuk meraih harapan.
Ketika suatu peristiwa terjadi, pilihlah untuk berpikir positif, ketika pikiran kita positif, maka apa yang akan kita bicarakan akan menjadi positif, sikap kita juga akan menjadi positif, kemudian jika bicara dan sikap kita positif, tindakan kita juga akan menjadi positif, tindakan2 yang positif akan membentuk kebiasaan kebiasaan kita yang juga positif, kebiasaan kebiasaan kita secara tidak langsung akan membentuk karakter kita yang positif, selanjunya karakter kita akan membawa nasib positif juga kepada kita, sehingga kehidupan kita akan bernuansa positif.
Namun apabila kita berpikir sebaliknya maka yang terjadi adalah banyak kenegatifan dalam bicara, sikap, tindakan, kebiasaan, karakter, hingga nasib dan kehidupan kita.
John Maxwell seorang pakar kepemimpinan mengatakan bahwa sukses seseorang lebih banyak dipengaruhi oleh sikapnya lebih dari pada kemampuan dan IQnya. Menurutnya sikap kita/cara berpikir kita sangat menentukan sukses kita sekalipun kita hanya punya kemampuan dan IQ yang pas-pasan.
Apa yang kita pikirkan itu adalah iman. Pada saat kita berpikir gagal kita pasti akan gagal, sebaliknya jika terus menerus kita memikirkan mengenai kesuksesan maka kita sedang beriman untuk sukses. Kalau seseorang berfikir dan membayangkan menang dalam maka ia akan menang, sebaliknya kalau ia membayangkan kekalahan maka ia akan kalah dan jadilah sesuai dengan apa yang anda imani.
Mungkin anda sudah beberapa kali mengalaminya dalam hidup anda, namun untuk kali ini jika anda ingin mencoba sekali lagi sangatlah baik untuk membuktikan kebenaran ini, yaitu pada saat anda bangun pagi cobalah penuhi pikiran anda dan katakan kalau hari ini saya sepertinya mau sakit, yang anda pikirkan adalah sakit, lemas, dsb maka besar kemungkinan anda akan sakit hari itu, atau saat bangun pagi anda memikirkan waduh badan saya pegel-pegel hari ini, malas saya dsb, maka hari itu akan jadi hari terburuk bagi anda.
John C Maxwell, menganjurkan agar setiap orang untuk senantiasa berpikir positif. Dengan berpikir positif, kita akan selalu terdorong untuk memiliki harapan di tengah keputusasaan. Kita juga akan termotivasi untuk selalu berusaha mencari jalan keluar yang terbaik ketika harus menghadapi berbagai kesulitan.
Berpikir positif akan membuat kita tetap bersemangat untuk bertahan di tengah krisis dan mengubah kesulitan menjadi kekuatan. Berpikir positif juga bisa memacu kita untuk merangkul perubahan untuk meraih sukses, atau bahkan menciptakan perubahan untuk membukukan prestasi. Apa yang kita pikirkan dan percaya sangat menentukan kesuksesan kita. “No man is ever whipped, until he quits -- in his own mind. – Tidak pernah ada orang yang terkalahkan, hingga ia menyerah -- di dalam pikirannya sendiri,” ungkap Napoleon Hill. Karena kita semua memiliki aset yang sangat besar, di antaranya impian, pikiran, energi dan kekuatan keimanan.
Susan L. Taylor menyimpulkan tentang kedahsyatan kekuatan pikiran untuk mewujudkan segala keinginan manusia. “Pikiran adalah energi. Dan Anda dapat membuat atau menghancurkan dunia dengan berpikir,” katanya. Itu berarti kemungkinan besar Anda pun bisa mewujudkan segala yang Anda impikan dan memikirkan cara-cara yang paling benar, cepat, tepat dan efisien untuk mewujudkan impian tersebut.
Berikut ini adalah kisah Charles R. Schwab seorang yang diberi gelar King of online brokers. Ia seorang investor piawai yang mendirikan perusahaan pialang pertama yang menangani kepentingan investasi masyarakat umum. Perjuangan Charles R. Schwab untuk mencapai sukses tidaklah mudah. Ia lahir di Sacramento, California tahun 1937 menderita disleksia, yang menyebabkannya sulit untuk menulis dan membaca. Tetapi ia tidak putus asa, ia tahu bahwa tiap orang punya kelemahan dan punya kelebihan. Yang ia pikirkan adalah bahwa ia mampu menjadi seorang yang berhasil. Ia mencoba meminimumkan kelemahan dengan belajar dengan tekun untuk mengatasi masalah disleksia yang dideritanya. Selain mencoba mengatasi kelemahannya, Schwab juga mengeksplorasi kekuatannya, yaitu di bidang matematika dan ekonomi.
Upayanya yang tekun ini berhasil membawanya keluar dari masalah dan bahkan membawanya ketangga sukses. Ia berhasil masuk ke Stanford, sebuah universitas terkemuka yang berhasil diselesaikannya dengan baik. Schwab yang berhasil mengalahkan disleksia yang dideritanya berhasil menerbitkan newsletter yang berhasil meraih 3.000 pembaca pada tahun 1963, dan juga menerbitkan beberapa buku di bidang investasi yang menjadi ”best-seller” pada waktu diterbitkan. Pada akhirnya ia berhasil membangun kerajaan sebagai pialang investasi terkemuka di dunia. Dengan perusahaan yang didirkannya tahun 1974, Schwab berhasil mengembangkan dengan sukses sehingga memiliki 19.000 karywan, 8 juta pelanggan dan banyak cabang di seluruh dunia.
Sekali lagi kisah tersebut meneguhkan anda dan saya bahwa apapun kemampuan yang anda miliki, kelemahan, keterbatasan apapun juga jika anda hidup dengan pikiran positif dan Prinsip saya tidak mau dikalahkan oleh masalah, saya akan fokus pada kekuatan yang saya miliki dan strategi menerapkan prioritas untuk setiap tindakan dan keinginan yang ingin dicapai maka kita dapat mencapai impian-impian kita.
Andrew Matthews dalam bukunya Being Happy mengungkapkan bahwa pikiran kita seringkali bertindak sebagai magnet yang ampuh untuk mengundang segala sesuatu yang kita pikirkan untuk terwujud. Pikiran kita ini akan menggerakkan seluruh bagian dari kita (fisik, emosi, dan semangat) untuk bergerak ke arah yang kita pikirkan. Jika kita memusatkan pikiran kita pada kegagalan pasti kita akan mengundang datangnya kegagalan. Sebaliknya, jika kita memusatkan pikiran kita untuk meraih sukses, pasti sukseslah yang akan kita temui. Jadi, jika kita ingin sukses, ingin sehat, ingin senang, mengapa tidak kita coba memusatkan pikiran kita untuk meraih hal-hal positif yang kita pikirkan?

“Bila Anda pikir Anda bisa, maka Anda bisa… tetapi bila Anda tidak bisa Anda harus Pikir “Bisa”.
Selamat menjalani hari-hari anda dengan selalu berpikir positif agar kesuksesan menjadi milik anda dalam bidang apapun juga.